This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 08 Januari 2012

Setting Domain di co.cc

Seperti yang sudah kita ketahui, bahwa co.cc adalah top level domain yang bisa kita dapatkan secara gratis. Kita bisa mengganti nama blog kita dari "http://namadomain.blogspot.com" atau "http"//namadomain.wordpress.com" (dll) menjadi "http://namadomain.co.cc" . Dengan co.cc kita bisa mengontrol DNS Records, A, MX, dan CNAME records, sehinga domain co.cc bukan hanya sekedar "URL Forwarding".
Berikut ini akan saya coba mengungkapkan tentang cara setting domain di co.cc:

Ada 3 tipe pengaturan di co.cc. Ketiganya memiliki fungsi tersendiri. berikut ini penjelasanya:

1. Managed DNS
Ini biasanya digunakan untuk sebuah web yang memerlukan web hosting dan mengharuskan untuk mengarahkan Name Server-nya ke hosting tersebut. Misal untuk membuat web di 000webhost, atau bisa juga untuk blog wordpress yg menggunakan hosting dari luar. Metode ini tidak cocok digunakan untuk blogger/blogspot yang menggunakan hosting default dari blogger/blogspot.
Cara setting untuk metode ini yaitu dengan mengisi pada kolom "Name Server 1 dan Name Server 2 dengan name server yg sesuai dengan hosting yang digunakan. Misal, bagi yang menggunakan hosting dari 000webhost maka untuk kolom "Name Server 1" disi dengan "ns01.000webhost.com" dan kolom "Name Server 2" disi dengan "ns02.000webhost.com". Kemudian klik tombol "Setup". Selesai


2. Zone Records
Zone records cocok digunakan bagi para pengguna blogger/blogspot. berikut ini cara setting untuk Zone Records
  • Pada kolom "Host" isikan dengan nama domain yg sudah km daftarkan, misal "www.namadomain.co.cc" (jangan lupa dikasih "www")
  • Untuk option "TTL" biarkan saja, gak perlu dirubah2
  • Pada option "Type" pilih yang "CNAME"
  • Untuk kolom "Value" isikan "ghs.google.com"
  • Sehingga akan seperti pada gamabr dibawah ini:

Langkah selanjutnya yaitu merubah settingan di blogger/blogspot caranya begini:
  • Login ke blogger/blogspot kemudian masuk ke menu "Setting-->Publishing"
  • Kemudian pilih "Switch to: • Custom Domain
  • Setelah itu klik pada "Already own a domain? Switch to advanced settings"
  • Kemudian isikan nama domain kamu yang baru pada kolom "Your Domain".
  • Selanjutnya klik tombol "Save Setting"

Selesai. Kalau berhasil (Settingnya sudah benar) maka domain kamu yang baru akan aktif dalam waktu antara beberapa jam sampai 2 hari. Jadi sabar aja menunggunya. Blog kamu akan tetap bisa diakses dengan melalui domain yang lama.


3. URL Forwarding
URL forwarding bisa digunakan untuk apa aja, bisa web ato blog. Tapi URL Forwarding ini hanya memforward domain yg baru (yang di co.cc) ke domain lama. Jadi domain lama akan 100% seperti semula tanpa ada perubahan apapun, cuma kita bisa mengakses web/blog kita dengan mengetikkan nama domain baru kita di browser. Jika menggunakan URL Forwarding maka yang terindex di google atau Search engine yang lain adalah tetap Domain kita yang lama.
Untuk setting URL Forwarding sangat mudah, kita hanya mengisikan data-data yang diminta dan disesuaikan dengan web/blog kita, seperti "Redirect to:, Page Title, URL Hiding, Meta Description dan Meta Keywords". Kita tidak perlu lagi mensetting domain di web/blog kita lagi.
Note: Metode ini tidak dianjurkan jika tidak terpaksa

Jadi kesimpulannya adalah:
  • Jika kamu memakai layanan blogger/blogspot maka gunakanlah "Zone Records"
  • Jika domainnya digunakan untuk web yg memerlukan hosting atau untuk wordpress maka gunakanlah "Manage DNS"
  • Jangan menggunakan "URL forwarding" jika tidak terpaksa. Misal untuk untuk blog dari multiply yang tidak support custom domain.

Mengubah Nama dan Memodifikasi Field Tabel Database MySQL

Berikut ini akan saya beri sampel bagaimana cara memodifikasi atau lebih tepatnya mengubah nama table beserta mengubah struktur field yang ada dalam suatu table Database MySQL menggunakan Query SQL.
Misalkan anda mempunyai table bernama user dan field-fieldnya (no, username, password, tgl_lahir), lebih jelasnya mempunya struktur seperti di bawah:
1CREATE TABLE user(
2no int(5),
3username varchar(100),
4tgl_lahir varchar(100)
5password varchar(100)
6)
Ketika database sudah jadi, bisa saja suatu saat anda mungkin saja ingin mengubah Nama Tabel-nya atau ingin memodifikasi struktuf field-fieldnya yang ada pada table. Nah pada tutorial ini saya akan coba memberikan contoh cara melakukan modifikasi table dan field-field menggunakan Query SQL yang diantaranya ialah
1. Mengubah Nama Table
2. Mengubah Nama Field
3. Menambah Field Baru
4. Membuat Primary Key
5. Mengubah tipe data Field
6. Mengubah property Field
7. Menghapus Primary Key
Contoh:
1. Mengubah Nama Table
Table user menjadi pengguna
1ALTER TABLE user RENAME TO pengguna;
2. Mengubah Nama Field
Field username menjadi namauser
1ALTER TABLE user CHANGE username namauser varchar(100);
3. Menambah Field Baru
Field baru bernama alamat dengan tipe data varchar(100)
1ALTER TABLE user ADD alamat varchar(100);
4. Membuat Primary Key
Field no di jadikan Primary Key
1ALTER TABLE user ADD PRIMARY KEY (no);
Atau kedua Field no dan username akan dijadikan primary key
1ALTER TABLE user ADD PRIMARY KEY (no,username);
5. Mengubah tipe data Filed
Field no dengan type data int(5) menjadi varchar(5)
1ALTER TABLE user CHANGE no no varchar(5);
6. Mengubah Property Field
Mengubah Property Field no agar tidak boleh kosong (NOT NULL)
1ALTER TABLE user CHANGE no no NOT NULL;
Mengubah Property Field no agar boleh kosong (NULL)
1ALTER TABLE user CHANGE no no NULL;
Mengubah Property Field tgl_lahir dari tipe data varchar(100) menjadi DATE dan dari NULL (boleh kosong) menjadi NOT NULL (tidak boleh kosong)
1ALTER TABLE user CHANGE tgl_lahir tgl_lahir DATE NOT NULL;
7. Menghapus Primary Key
Perlu anda ketahui bahwa untuk menghapus Primary Key pada Table tidak bisa di lakukan satu persatu.
Misalkan dua Field no dan username sebelumnya sudah diset menjadi primary key dan kemudian ingin agar Field username bukan lagi Primary Key.
Maka anda tidak bisa Menghapus Primary Key dari field username saja. tetapi harus menghapus keseluruhan Primary Key no dan username
1ALTER TABLE user DROP PRIMARY KEY;

Kamis, 05 Januari 2012

JAGALAH LIDAHMU WAHAI ORANG-ORANG BERTAQWA


JAGALAH LIDAHMU

WAHAI ORANG-ORANG BERTAQWA

بسم الله الرحمن الرحيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
اَلْحَمْدُ للهٍ الذى نَزَّلَ اْلفُرْقَانَ عَلَى عِبَادِهِ لِيَكُوْنَ لِلْعَالَِميْنَ نَذِيْرًا. أَشْهَدُ أَنْ لآ اِلهَ الله وَحْدَهُ لآشَرِيْكَ لَهُ الذِى خَلَقَ اْلِأنْسَانَ فىِ أَحْسَنِ تَقْوِيمْ. وأَشهد أن محمدا عبدُه ورسولُه اْلهَادِى الى صِرَاطٍ مُسْتَقِيْمٍ مَنْ سَلَكَهُ فَازَ بِالعِزِّ وَالنَّعِيْمِ اْلمُقِيْمِ ومن حَادَ عَنْهُ رُمِىَ بِهِ فِى اْلجَحِيْمِ. والصلاةُ والسلامُ على سيِّدِ اْلخَلْقِ مُحمدِابْنِ عَبْدِاللهِ وعلى أله وأصحابه الذين جَاهَدُوْا فى اللهِ حَقَّ جِهَادِهِ فَكَانُوْا أَحِقَّاءَ بِالنَّعِيْمِ اْلمُقِيْمِ. أمابعد:

Saudara-Saudara kaum muslimin rahimakumullah

            Ketaqwaan harus selalu menjadi cermin utama kita dalam meniti kehidupan. Menjadi simbol sejati dalam beraktivitas sehari-hari bahkan rasa taqwa itu hendaknya mampu membaluri segenap tingka laku kita, sehingga kita benar-benar mempunyai aklak yang mahmuda (terpuji) yang merupakan cermin dari pribadi muttaqin tadi.
            Jika ingin menjadikan diri kita sebagai muttaqin sejati, maka satu hal yang perlu kita lakukan adalah menjaga salah satu anggota badan yang kelihatannya kecil, namun apabila tidak sanggup menjaganya, maka akan menimbulakan bencana yang sangat dahsyat. Anggota badan yang dimaksut adalah lidah. Lidah memang tidak bertulang tetapi sedikit saja salah dalam berbicara, maka akibatnya menjadi sangat fatal. Bisa terjadi perttumpahan darah, pertengkaran atau mungkin tidak saling tegur sapa. Maka tepatlah apa yang dikatakan oleh pepatah Arab:
سلامة الإنسان فى حفظ اللسان              
Artinya:
“Keselamatan seseorang, tergantung pada bagaimana ia menjaga lidahnya”.
            Sedemikian pentingnya menjaga lidah sehingga beliau bersabda:
 كُفَّ عَليك هذا, وَهَلْ يَكُبُّ النَّاسُ فى النارِ على وُجُوْهِهِمْ أو قال على مَنَاخِرِهِمْ إلَّاحَصَائِدُ أَلْسِنَتَهُمْ 
ِArtinya:
Peliharahlah lidahmu karena manunusia nanti akan dicampakkan ke dalam neraka entah mukanya atau atau batang hidungnya yang tercampak terlebih dahulu, itu semua terjadi karena tidak bisa menjaga lidahnya.
            Dalam hadis lain Rasulullah juga telah memberi peringatakan bahwa hendaknya anggota badan yang bernama lidah selalu di jaga, dalam artian bahwa tidak digunakan berbira kotoar, mengumpat, menggunjing, dan lain-lain. Tetapi hendaknya lidah digunakan berkata jujur, kalau tidak bisa, lebih baik diam. sebagaimana sabda Raulullah:
مَنْ كان يُؤْمِنُ بالله واليومِ الأخرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أولِيَصْمُتْ
Artinya:
Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, maka hendaklah berkata yang baik (jujur) atau diam.
            Inilah sabda Rasulullah yang merupakan ilustrasi bahwa keimanan seseorang dapat diukur dari perkataan baik dan buruknya.
            Imam al-Gazali dalam kitabnya Ihya Ulum al-Din,  menulis bahaya-bahaya lidah kalau tidak bisa menjaganya.
            Pertama, lidah yang tidak terkontrol oleh nilai-nilai Islam, selau berkata yang tidak ada guna dan mamfaat. Juga memunculkan perkataan yang ngelantur, tiada ujung dan pangkalnya, sehingga potensial melahirkan fitnah. Permusuhan dan pertengkaran. Oleh karena itu Rasulullah bersabda:
مِنْ حُسْنِ اْلِإسْلَاِم اْلمَرْءِ تَرْكُهُ مَالَا يَعْنِيْهِ
Artinya:
Di antara ciri kesempurnaan Islam seseorang adalah meninggalkan sesuatu yang tidak patutu dilakukan.
Kedua, lidah yang tidak terkontrol oleh nilai-nilai Islam, akan suka membicarakan hal-hal yang erotis, kemaksiatan, penjudian, perzinahan dan lain-lain.
Ketiga, lidah yang tidak terkontrol oleh nilai-nilai Islam, selalu menjadi pemicu pertengkaran. Belum tahu persoalan yang sebenarnya tiba-tiba saja emosi menguasai jiwanya. Kemudian lahirlah pertengkaran, pertikaian dan lain-lain. Olehnya itu Rasulullah bersabda:
إِنَّ أَبْغَضُ  الرِّجَالِ إلى الله اْلأَلَدُّاْلِخصَامِ
Artinya:
Orang paling dibenci oleh Allah adalah orang yang suka bertengar dan suka saling menyerang.
            Keempat, lidah yang tidak terkontrol oleh nilai-nilai Islam, akan selalu berbicara dusta. Sebagai buah dari tidak terkontrolnya agama dan akal sehat. Dan jika orang sudah terbiasa berkata dusta, maka tidak ada alamt yang dialamtkan kepadanya kecuali tanda munafiq. Sebab Rasulullah telah menyatakan tanda-tanda orang munafiq, adalah jika berbicara, ia selalu dusta.
            Kelima, lidah yang tidak terkontrol oleh nilai-nilai Islam, akan melahirkan orang-orang suka melanggar janji, padahal janji harus selau ditepati. Janji adalah hutang (الوعد دين)  siapa yang berjanji ia harus menepati janjinya, baik janjinya kepada teman, saudara, partner bisnis, lebih-lebih janji kepada Allah.
            Itulah beberapa hal yang menjadi bahaya lidah yang tidak terkontrol oleh nilai-nilai Islam, semoga dengan ayat dan hadis ini, kita dapat berupaya untuk lebih meningkatkan kualitas taqwa dengan menjaga lidah yang dapat menimbulakan bahaya yang dahsyat. Agar kita bisa hidup dengan damai dan tentram.
والسلام

Rabu, 04 Januari 2012

TAUBAT: Pintu Pertama Menuju Jalan Spiritualitas



TAUBAT: Pintu Pertama
Menuju Jalan Spiritualitas

MUKADDIMAH
Manusia dalam pergaulan hidupnya sehari-hari, baik ketika melakukan kegiatan ibadah dalam rangka hubungan vertikal dengan Allah, maupun ketika melakukan berbagai aktivitas dalam rangka hubungan horisontal dengan sesama manusia, seringkali melakukan kesalahan, kekeliruan, kelalaian, dan bahkan perbuatan dosa serta kemaksiatan. Kesalahan, kekeliruan, dan semacamnya itu boleh jadi dilakukan dengan sengaja dan boleh jadi juga tanpa sengaja. Kesalahan, kekeliruan, dan perbuatan dosa, tidak boleh dibiarkan berjalan dan berlangsung terus. Jika hal-hal demikian dibiarkan berlangsung terus akan dapat membuat seseorang bertambah jauh menyimpang dari jalan yang bernar, yaitu jalan Allah swt. Untuk menghindari terjadinya penyimpangan yang lebih jauh dan lebih besar, dan untuk dapat kembali ke jalan yang benar dan sesuai dengan tuntunan Allah swt., seseorang harus melakukan taubat kepada Allah.

DEFINISI TAUBAT

Dilihat dari akar katanya, kata “taubat” berasal dari bahasa Arab, yailtu “at-taubat”, yang merupakan kata turunan dari kata kerja “t±ba yat­bu” yang berarti rujuk atau kembali. Bertaubat berarti rujuk dan kembali ke tampat asal. Seseorang yang telah berataubat berarti telah kembali ke tampat yang sebenarnya.
Dalam berbagai referensi keagamaan, bertaubat diartikan sebagai upaya seseorang untuk kembali dari kemaksiatan menuju kepada ketaatan atau kembali dari jalan sesat menuju ke jalan yang benar, atau kembali dari jalan yang jauh dari Allah ke jalan yang lebih dekat dengan jalan Allah swt. Bertaubat tidak hanya berarti upaya untuk membersihkan diri dan hati dari segala perbuatan dosa yang telah dilakukan, tetapi juga berarti sarana dan upaya untuk mendekatkan diri kepada Allah swt. Oleh karena itu, sekalipun tidak berdosa, manusia tetap dipertintahkan oleh Allah untuk bertaubat. Ini berarti bahwa bertaubat adalah wajib bagi setiap mukmin.

PERINTAH BERTAUBAT

Kewajiban bertaubat di dalam al-Qur’an, dinyatakan oleh Allah swt. dalam berbagai konteks ayat yang memerintahkan orang-orang beriman untuk bertaubat. Di antara ayat-ayat itu adalah:

وتوبوا إلى الله جميعا أيها المؤمنون لعلكم تفلحون (النور:{24}: 31)

Bertaubatlah kalian semuanya kepada Allah, wahai orang-orang beriman, semoga engkau mendapat kemenangan”

                Perintah  yang sama juga dinyatakan oleh Allah dalam surat at-Tahrim (66): 8, yang berbunyi:

ياأيها الذين آمنوا توبوا إلى الله توبة نصوحا


“Wahai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kamu keppada Allah dengan taubat yang ikhlas”

            Dalam kedua konteks ayat di atas, Allah memerintahkan orang-orang mukmin untuk bertaubat dan kembali ke jalan-Nya. Perintah itu jelas menunjukkan adanya kewajiban bagi setiap mukmin -tanpa kecuali- untuk bertaubat. Bahkan dalam hadis Rasulullah saw., terdapat beberapa teks hadis yang menggambarkan kehebatan orang-orang yang bertaubat. Di antara hadis itu ialah:

كل بني آدم خطاء وخير خطائين التوابون


Saetiap anak Adam itu bersalah, dan sebaik-baik orang yang bersalah adalah mereka yang bertaubat”.
               

التائب حبيب الله والتائب من الذنب كمن لا ذنب له


“Orang yang bertaubat iltu adalah kekasih Allah dan yang telah kembali dari perbuatan dosa dan kesalahan itu, bagaikan orang yang tidak pernah berdosa”.

                Hadis pertama menggambarkan bahwa setiap manusia tidak dapat dan bahkan tidak mungkin luput dari kesalahan dan kekeliruan. Manusia seringkali melakukan kesalahan dan kekeliruan, baik dengan sengaja maupun tanpa sengaja. Lebih daripada itu, hadis tersebut menggambarkan betapa terpujinya seseorang yang telah melakukan kesalahan, perbuatan dosa, dan kemaksiatan, kemudian melakukan taubat dari kesalahan-kesalahannya itu. Hadis kedua menggambarkan bahwa orang-orang yang bertaubat itu adalah kekasih Allah (orang-orang yang disayangi dan disukai Allah) dan orang-orang yang pernah melakukan kesalahan, apabila telah melakukan taubat bagaikan orang-orang yang tidak mempunyai kesalahan dan dosa sama sekali.

KEDUDUKAN  DAN TINGKATAN TAUBAT
                Taubat di kalangan ulama tasawuf di pandang sebagai pintu pertama menuju jalan spirititual, karena ia merupakan titik awal untuk mencapai tingkat-tingkat spiritualitas yang lebih tinggi. Untuk itu, taubat menjadi sangat penting kedudukannya dalam rangka lebih mendekatkan diri kepada Allah swt. Taubat tidak hanya merupakan perwujudan dari rasa bersalah dan berdosa, tapi juga merupakan perwujudan dari keinginan untuk tetap menjaga diri dari kesalahan dan perbuatan dosa yang mungkin dilakukan. Ini berarti bahwa bertaubat tidak hanya bertujuan meninggalkan perbuatan dosa, tetapi juga menjaga keutuhan jiwa agar tetap bersih dan berada pada jalan yang benar.

Imam al-Ghazali membagi taubat kepada 3 macam: 1) Taubat, yakni kembali dari kemaksiatan kepada ketaatan, 2) firar, lari dari kemaksiatan kepada ketaatan, 3) inabah, bertaubat berulangkali sekalipun tidak berdosa.  Sedangkan Imam Ibn al-Qayyim al-Jauzi membagi taubat sesuai dengan tingkatan dosa dan kesalahan yang dilakukan seseorang, kepada 6 macam, 1) taubat karena kekafiran menuju keimanan, 2) taubat karena berbuat maksiat menuju kepada perbuatan taat, 3) tobat dari perbuatan dosa besar, 4) taubat dari dosa-dosa kecil, 5) taubat karena melalaikan ketaatan kepada Alah, 6) taubat karena tidak peduli terhadap amal-amal utama.
Imam al-Qusyairi menyatakan bahwa taubat akan menghapuskan dosa bila terpenuhi tiga syarat; 1) menyesali perbuatan maksiat/dosa, 2) meninggalkan perbuatan maksiyat itu, 3) bertekad untuk tidak mengulangi lagi dosa itu.
Rasulullah adalah orang yang ma’shum (terlepas dari dosa). Sebagai orang yang ma’shum, Rasulullah tetap dan senantiasa bertaubat, seperti dalam hadisnya:

ياأيها الناس توبوا إلى الله واستغفروه فإنى أتوب فى اليوم مائة مرة (رواه مسلم)

“Wahai sekalian manusia, bertaubatlah kepada Allah dan mintalah ampun kepada-Nya karena aku bertaubat dalam sehari sebanyak seratus kali”.

Allah     setiap saat membentangkan tangan-Nya utnuk menerima taubat siapa pun dan memberi ampunan kepada hamba-Nya yang telah melakukan perbuata dosa. Sifat Allah yang Maha Penerima Taubat diagambarkan oleh Rasul dalam hadis:

إن الله يبسط يده باليل ليتوب مسيئ النهار ويبسط يده بالنهار ليتوب مسيئ اليل حتى تطلع الشمس من مغربها (رواه مسلم)

“Sesungguhnya Allah membentangkan tangan-Nya pada malam hari untuk men erima taubat orang yang membuat kesalahan pada siang hari, dan membentangkan tangan-Nya pada siang hari untuk menerima taubat dari orang yang membuat kesalahan pada ma lam hari sehingga matahari terbit di ufuk barat”.

Taubat sangat berkait erat dengan istighfar sebagai upaya sungguh-sungguh yang dilakukan untuk menundukkan jiwa, hati, dan fikiran kepada Allah seraya memohon ampun dari segala dosa. Istighfar tidak hanya dalam bentuk ucapan tetapi juga dalam bentuk perbuatan, dengan meninggalkan segala dosa dan meningkatkan ketaatan kepadanya. Alah menyatakan janji-Nya melalui firman-firman-Nya untuk memberikan kenikmatan dan ketenangan bagi orang-orang yang bertaubat dan beristighfar. 

ربنا اغفر لنا ذنوبنا وكفر عنا سيئاتنا وتوفنا مع الأبرار

Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami, hapuskanlah dari kami kesalahan-kesalahan, dan wafatkanlah kami bersama orang-orang yang berbakti”.